Sejarah Muhammadiyah yang Jarang Diulas Dari Pengajaran Kitab KH Ahmad Dahlan Hingga Amanat Jihad Muhammadiyah
Gus Ibnu Yusuf
Sejarah Muhammadiyah selama ini sering dibaca dari permukaannya: sekolah, rumah sakit, dan organisasi modern. Namun di balik itu, ada lapisan sejarah yang jarang disentuh—tentang pemikiran, keberanian, dan pergulatan ideologis para pendirinya dalam membentuk wajah Islam Indonesia.
Buku ini mengajak pembaca menelusuri kembali warisan intelektual KH Ahmad Dahlan: dari pelajaran kitab, tafsir, dan pemikiran reformis yang melahirkan Islam berkemajuan, hingga bagaimana gagasan-gagasan itu menjelma menjadi gerakan sosial, pendidikan, dan perjuangan kebangsaan. Diungkap pula dinamika hubungan Muhammadiyah dengan kelompok-kelompok Islam lain, tuduhan Wahabi, serta pertarungan ide dalam kongres-kongres Islam awal abad ke-20 yang ikut menentukan arah umat.
Puncaknya adalah pembahasan mendalam tentang Amanat Jihad Muhammadiyah tahun 1946—sebuah dokumen penting yang menegaskan peran Muhammadiyah dalam mempertahankan Republik Indonesia di masa revolusi kemerdekaan. Dari ruang-ruang pengajian hingga arena politik nasional seperti BPUPKI dan PPKI, buku ini memperlihatkan bagaimana nilai tauhid, ijtihad, dan pengabdian kepada bangsa berjalan beriringan.
Ditulis dengan rujukan sejarah, arsip, dan kesaksian tokoh, buku ini bukan hanya merekam perjalanan sebuah organisasi, tetapi juga membuka jendela untuk memahami bagaimana Islam, pemikiran, dan nasionalisme berkelindan dalam membangun Indonesia.