Skip to Content

Suara Veritas: Antologi Opini Isu Kontemporer

https://penerbit-lutfi-gilang.odoo.com/web/image/product.template/153/image_1920?unique=ac3c20a
(0 review)

Cinthya Agatha Sinaga, Putri Artama, Sapna Welindah Nainggolan, Pradipa Insani Sitorus, Cantriya Anastasya Simbolon, Happy Rotua Simamora, Panen Nababan, Agustina Hutabarat, Artha Manik, Samuel Sihombing, dan Maya Janet Manullang

Mereka bukan pengamat. Mereka generasi yang sedang menggugat.

Seorang anak SD di NTT meninggal karena orang tuanya tak mampu membeli buku tulis. Banjir bandang di Tapanuli merenggut lebih dari 900 jiwa. Remaja SMA menjawab “Garut” saat ditanya negara di Eropa. Kampus yang katanya “menara gading” ternyata menyimpan predator. Di tengah semua itu, kita masih sibuk men-scroll. Suara Veritas menolak diam. Sembilan mahasiswa Komunitas Veritas Universitas Katolik Santo Thomas Medan membedah isu yang sedang mengguncang negeri ini: program MBG di tengah krisis pendidikan, tren #KaburAjaDulu, ketimpangan UTBK, perdebatan nasionalisme penerima beasiswa LPDP, sampai Bank Emas pertama Indonesia. Semuanya ditulis tanpa basa-basi, dengan data, keberanian, dan hati.

Inilah kumpulan opini yang pernah tayang di Harian Analisa, Kumparan, Medan Bisnis, dan Detik. Kini opini-opini itu terkumpul dalam satu buku yang akan membuat Anda berhenti, berpikir, lalu ingin bersuara. Bacalah hari ini, sebelum isu berikutnya membuat kita lupa. Scribo Ergo Sum: aku menulis, maka aku ada.

Rp 90,000.00 90000.0 IDR Rp 90,000.00

Rp 90,000.00

Not Available For Sale

This combination does not exist.

Syarat dan Ketentuan
Jaminan uang kembali 30 hari
Pengiriman: 3-7 Hari Kerja